Permasalahan Sosial

Permasalahan sosial dapat didefinisikan sebagai kondisi sosial yang dipandang masyarakat berbahaya dan harus diatasi. Hal-hal yang menjadi masalah sosial antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain berbeda-beda. Perbedaan ini antara lain dipengaruhi oleh perbedaan nilai, keyakinan, pengalaman hidup dan periode sejarah.


Faktor Penyebab Permasalahan Sosial

Permasalahan sosial terjadi karena beberapa faktor, antara lain:

Faktor Ekonomi. Misalnya masalah pengangguran dan kemiskinan.

Faktor Budaya. Misalnya masalah kenakalan remaja dan seks bebas.

Faktor Psikologis. Misalnya kekurangan gizi dan penyakit menular.

Faktor Biologis. Misalnya masalah kontrol terhadap emosi.


Jenis Permasalahan Sosial

Kemiskinan. Secara sosiologis masalah kemiskinan timbul sebagai akibat adanya lembaga kemasyarakatan di bidang ekonomi yang tidak berfungsi dengan baik. Kemiskinan menjadi masalah sosial karena ketika kemiskinan mulai merabah atau bertambah banyak maka angka kriminalitas yang ada akan meningkat.


Kriminalitas. Kriminalitas merupakan salah satu bentuk penyimpangan, khususnya perilaku yang melanggar hukum pidana tertentu. Bentuk tindakan kriminal antara lain pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, penculikan, pemerasan, pencurian uang, korupsi, intimidasi dan penyalahgunaan obat-obatan.


Kenakalan Remaja. Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak ke dewasa. Kenakalan remaja merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh suatu bentuk pengabaian sosial yang pada akhirnya menyebabkan perilaku menyimpang.


Ketimpangan Sosial. Ketimpangan sosial dapat diartikan sebagai adanya ketidakseimbangan atau jarak yang terjadi ditengah-tengah masyarakat yang disebabkan adanya perbedaan status sosial, ekonomi, ataupun budaya. Ketimpangan adalah buah dari pembangunan yang hanya berfokus pada aspek ekonomi dan melupakan aspek sosial.


Mengatasi Permasalahan Sosial.

Setiap jenis masalah memiliki solusi yang berbeda-beda dalam penanganannya. Contohnya, angka kenakalan remaja dapat ditekan dengan memberikan ruang aktivitas positif seperti pelatihan-pelatihan bagi remaja di lingkungan sekolah dan tempat tinggalnya.


Masalah pengangguran telah mendapat berbagai upaya dari pemerintah, misalnya dijalankannya pekerjaan bersifat padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja. Begitupun bagi masalah aliran sesat yang senantiasa mendapatkan penanganan langsung dari Kepolisian Republik Indonesia.


Contoh lainnya adalah penyebaran berita hoax yang dapat diminimalisir dengan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat, terutama dalam menggunakan media sosial.



Powered by Blogger.